rss
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

Senin, 02 November 2009

apa saja KELEMAHAN laptop AXIOO ??

Apa kelemahan laptop axioo..?:
berikut ini adalah beberapa keluhan - keluhan dari pengguna laptop axioo khususnya perangkat kerasnya. mari kita liat apa penuturan mereka..?

"saya pengguna Laptop Axioo (celeron M) Model M54SR, product yg saya beli pada tanggal 29 September 2008 lalu serasa masih baru. namun yang saya sesalkan yaitu pada DVD ROM RW nya mengalami kerusakan, dengan tidak bisa membaca data dari CD maupun DVD. pertama sih mungkin ada kerusakan pada softwarenya, sampai aku instal ulang Windowsnya ternyata tetap sama.
tak lama kemudian tepat tadi malam sekitar 1 tahun tepat dengan habisnya garansi laptop ini, kerusakan bertambah lagi dengan adanya gangguan gambar pada layar LCDnya. waktu di buka ato digerak-gerakkan, maka gambarnya akan ikut goyang2 gak karuan sampai hilang dan hanya warna putih bergaris2 yang terlihat, bahkan sampai padam jg." tutur Sayfuddin 23.

"paman saya, Choirul, 35th. sebelumnya jg pernah membeli laptop Axioo yang modelnya hampir sama dengan Axioo M54SR, cuman bedanya hanya tidak dilengkapi Wifi dan Webcam. disini keluhannya jg sama persis. pada DVD ROM RW tidak dapat membaca data, dan LCD jg mengalami gangguan, dan bisa dipastikan klo kerusakan itu bukan karena jatuh atau karena benturan benda keras, krn laptop tersebut hanyalah dipakai di meja kerja." Tuturnya. dengan melas.

"teman kuliah saya jg pernah mengeluh pada saya, keluhan tersebut ketika dia mau menginstalkan Laptop Axioo Core 2 yang baru dibelinya. anehnya.. waktu diinstal dengan Windows XP, Botting pertama Sukses, pada tahap pengistalan kedua setelah restart, kok windows mendeteksi adanya kerusakan hardisk pada laptop tsb. Windows detected Hardisk damage because windows not shut down ....... apalah pokoknya gt bhs inggrisnya hehehe. akhirnya aku coba berulang kalo ampek aku partisi bolak balik tp tetap sama. Hardisk dengan type SATA 160GB itu akhirnta terpaksa aku tnyakan marketingnya axioo dmn dia membelinya. akhirnya di gantilah hadrware tsb."

nah.... Axioo memang menawarkan harga yang menarik untuk dikelasnya. Tapi itu juga dibarengi dengan beberapa kelemahannya. Berikut ini beberapa keluhan yang pernah saya terima mengenai laptop Axioo:
1. Secara desain Axioo kurang modis bila dibandingkan dengan Acer misalnya, atau Toshiba yang katanya kaku. Ini bisa langsung terlihat bila kita membandingkan antara Axioo dengan laptop lain secara berdampingan.
2. Kualitas finishing kurang baik. Saya mempunyai teman yang baru membeli Azioo, tapi ternyata kualitas finishing luarmya tidak semulus laptop lainnya.
3. Area touchpad kurang sensitif (mungkin menguntungkan bagi sebagian orang, tapi ini adalah hal yang krusial)
4. Axioo banyak mengemas laptopnya dengan hardware yang sudah "ketinggalan zaman"

Selain kelemahannya itu tadi, Axioo memiliki kelebihan disisi harga. Walaupun begitu kalo disuruh milih, lebih baik saya menabung lebih banyak untuk membeli laptop yang lebih bermutu seperti Toshiba atau Sony sekalian, namun yang saya himbaukan dsini tolong dari Pihak Product Axioo itu memberi garansi itu yg lebih lama gt.. biar gak kecewa nih pembeli. padahal penjualan axioo sangat banyak lho.. khawatirnya banyak yang kecewa jg. dan untuk kualitas tolong di uji dulu sebelum dipasarkan, kini saya ragu dengan Product Axioo. semoga dikemudian waktu product axioo lebih berkualitas. trima kasih

Jumat, 30 Oktober 2009

PRAMUKA IAIN SUNAN AMPEL
MATERI MOUNTAINEERING


Secara bahasa arti kata Mountaineering adalah teknik mendaki gunung. Ruang lingkup kegiatan Mountaineering sendiri meliputi kegiatan sebagai berikut :

1. Hill Walking/Hiking

Hill walking atau yang lebih dikenal sebagai hiking adalah sebuah kegiatan mendaki daerah perbukitan atau menjelajah kawasan bukit yang biasanya tidak terlalu tinggi dengan derajat kemiringan rata-rata di bawah 45 derajat. Dalam hiking tidak dibutuhkan alat bantu khusus, hanya mengandalkan kedua kaki sebagai media utamanya. Tangan digunakan sesekali untuk memegang tongkat jelajah (di kepramukaan dikenal dengan nama stock atau tongkat pandu) sebagai alat bantu. Jadi hiking ini lebih simpel dan mudah untuk dilakukan.

Level berikutnya dalam mountaineering adalah scrambling. Dalam pelaksanaannya, scrambling merupakan kegiatan mendaki gunung ke wilayah-wilayah dataran tinggi pegunungan (yang lebih tinggi dari bukit) yang kemiringannya lebih ekstrim (kira-kira di atas 45 derajat). Kalau dalam hiking kaki sebagai ‘alat’ utama maka untuk scrambling selain kaki, tangan sangat dibutuhkan sebagai penyeimbang atau membantu gerakan mendaki. Karena derajat kemiringan dataran yang lumayan ekstrim, keseimbangan pendaki perlu dijaga dengan gerakan tangan yang mencari pegangan. Dalam scrambling, tali sebagai alat bantu mulai dibutuhkan untuk menjamin pergerakan naik dan keseimbangan tubuh.

Berbeda dengan hiking dan scrambling, level mountaineering yang paling ekstrim adalah climbing! Climbing mutlak memerlukan alat bantu khusus seperti karabiner, tali panjat, harness, figure of eight, sling, dan sederetan peralatan mountaineering lainnya. Kebutuhan alat bantu itu memang sesuai dengan medan jelajah climbing yang sangat ekstrim. Bayangkan saja, kegiatan climbing ini menggunakan wahana tebing batu yang kemiringannya lebih dari 80 derajat! Ouhhh…

Nah, tentu saja mountaineering ini cukup menantang untuk digeluti… selain wahana kegiatannya yang berada di daerah ketinggian pegunungan yang diwarnai dengan tebing lembah, ngarai, ceruk, sungai, dan panorama tiada tara, untuk melakoni mountaineering ini tentu saja dibutuhkan kesiapan fisik yang mantap.

Secara garis besarnya untuk melakoni mountaineering pastikan tubuh kalian dalam kondisi sehat, fit, dan stamina oke. Untuk itu olahraga teratur sangat mutlak. Selain itu, kau harus bebas dari semua phobia akan hal-hal yang berkaitan dengan tempat-tempat tinggi dan punya kesiapan rencana yang mantap!

Peralatan dasar kegiatan alam bebas seperti ransel, vedples (botol air), sepatu gunung, pakaian gunung, tenda, misting (rantang masak outdoor), kompor lapangan, topi rimba, peta, kompas, altimeter, pisau, korek, senter, alat tulis, dan matras mutlak dibutuhkan selain alat bantu khusus mountaineering seperti tali houserlite/kernmantel, karabiner, figure of eight, sling, prusik, bolt, webbing, harness, dan alat bantu khusus lainnya yang dibutuhkan sesuai level kegiatannya.

2. Climbing

Climbing adalah olah raga panjat yang dilakukan di tempat yang curam atau tebing. Tebing atau jurang adalah formasi bebatuan yang menjulang secara vertikal. Tebing terbentuk akibat dari erosi. Tebing umumnya ditemukan di daerah pantai, pegunungan dan sepanjang sungai. Tebing umumnya dibentuk oleh bebatuan yang yang tahan terhadap proses erosi dan cuaca.

Di dalam arti yang sebenarnya memang climbing itu panjat tebing. Tetapi banyak pula orang mengartikan bukan hanya panjat saja dalam kegiatan climbing ini melainkan juga Repling (turun tebing), Pursiking (naik tebing dengan menggunakan tali pursik) dan lain-lain.

Biasanya orang melakukan pemanjatan tebing ini dilakukan dengan konsentrasi yang tinggi, kekuatan tangan, kekuatan kaki, keseimbangan tubuh dijadikan tolak ukur dalam melakukan pemanjatan ini. Panjat tebing bukan hanya di alam tetapi kita bisa di tebing buatan (woll-climbing).

Dalam divisi climbing ini sangatlah mengharapkan peran lembaga STTA dalam melancarkan kegiatannya, yaitu adanya pembuatan woll-climbing. Didalam pembuatan wool-climbing memang memerlukan dana yang cukup besar. Maka dari itu Palastta mengharapkan kerjasama dari pihak manapun untuk dapat bekerja sama dalam pembuatan wool-climbing ini.

3. Rock Climbing


Rock Climbing adalah olah raga fisik dan mental yang mana selalu membutuhkan kekuatan, keseimbangan, kecepatan, ledakan-ledakan tenaga yang didukung dengan kemampuan mental para pelakunya. Ini adalah kegiatan yang sangat berbahaya dan dibutuhkan pengetahuan dan latihan. Olah raga ini juga menggunakan alat-alat panjat yang sangat krusial dan rawan, tetapi dengan teknik dan pengetahuan yang benar, olah raga ini sangat aman untuk dilakukan.

Ice and Snow Climbing

Ice and Snow Climbing adalah olah raga fisik dan mental yang mana selalu membutuhkan kekuatan, keseimbangan, kecepatan, ledakan-ledakan tenaga yang didukung dengan kemampuan mental para pelakunya. Ini adalah kegiatan yang sangat berbahaya dan dibutuhkan pengetahuan dan latihan. Olah raga ini juga menggunakan alat-alat panjat yang sangat krusial dan rawan, tetapi dengan teknik dan pengetahuan yang benar, olah raga ini sangat aman untuk dilakukan.

ALAT CLIMBING

1. Tali Pendakian

Fungsi utamanya dalam pendakian adalah sebagai pengaman apabila jatuh.Dianjurkan jenis-jenis tali yang dipakai hendaknya yang telah diuji oleh UIAA, suatu badan yang menguji kekuatan peralatan-peralatan pendakian. Panjang tali dalam pendakian dianjurkan sekitar 50 meter, yang memungkinkan leader dan belayer masih dapat berkomunikasi. Umumnya diameter tali yang dipakai adalah 10-11 mm, tapi sekarang ada yang berkekuatan sama, yang berdiameter 9.8 mm.
Ada dua macam tali pendakian yaitu :

* Static Rope, tali pendakian yang kelentirannya mencapai 2-5 % fari berat maksimum yang diberikan. Sifatnya kaku, umumnya berwarna putih atau hijau. Tali static digunakan untuk rappelling.
* Dynamic Rope, tali pendakian yang kelenturannya mencapai 5-15 % dari berat maksimum yang diberikan. Sifatnya lentur dan fleksibel. Biasanya berwarna mencolok (merah, jingga, ungu).

2. Carabiner

Adalah sebuah cincin yang berbentuk oval atau huruf D, dan mempunyai gate yang berfungsi seperni peniti. Ada 2 jenis carabiner :

* Carabiner Screw Gate (menggunakan kunci pengaman).
* Carabiner Non Screw Gate (tanpa kunci pengaman)

3. Sling

Sling biasanya dibuat dari tabular webbing, terdiri dari beberapa tipe. Fungsi sling antara lain :
- sebagai penghubung
- membuat natural point, dengan memanfaatkan pohon atau lubang di tebing.
- Mengurangi gaya gesek / memperpanjang point
- Mengurangi gerakan (yang menambah beban) pada chock atau piton yang terpasang.

4. Descender


Sebuah alat berbentuk angka delapan. Fungsinya sebagai pembantu menahan gesekan, sehingga dapat membantu pengereman. Biasa digunakan untuk membelay atau rappelling.





5. Ascender


Berbentuk semacam catut yang dapat menggigit apabila diberi beban dan membuka bila dinaikkan. Fungsi utamanya sebagai alat Bantu untuk naik pada tali.

6. Harnes / Tali Tubuh

Alat pengaman yang dapat menahan atau mengikat badan. Ada dua jenis hernas :

* Seat Harnes, menahan berat badan di pinggang dan paha.
* Body Harnes, menahan berat badan di dada, pinggang, punggung, dan paha.
Harnes ada yang dibuat dengan webbning atau tali, dan ada yang sudah langsung dirakit oleh pabrik.

7. Sepatu

Ada dua jenis sepatu yang digunakan dalam pemanjatan :

* Sepatu yang lentur dan fleksibel. Bagian bawah terbuat dari karet yang kuat. Kelenturannya menolong untuk pijakan-pijakan di celah-cleah.
* Sepatu yang tidak lentur/kaku pada bagian bawahnya. Misalnya combat boot. Cocok digunakan pada tebing yang banyak tonjolannya atau tangga-tangga kecil. Gaya tumpuan dapat tertahan oleh bagian depan sepatu.

8. Anchor (Jangkar)

Alat yang dapat dipakai sebagai penahan beban. Tali pendakian dimasukkan pada achor, sehingga pendaki dapat tertahan oleh anchor bila jatuh. Ada dua macam anchor, yaitu :

* Natural Anchor, bias merupakan pohon besar, lubang-lubang di tebing, tonjolan-tonjolan batuan, dan sebagainya.
* Artificial Anchor, anchor buatan yang ditempatkan dan diusahakan ada pada tebing oleh si pendaki. Contoh : chock, piton, bolt, dan lain-lain.


Note:
Klik gambar di bawah untuk lihat bagaimana cara ikat jerat/simpul itu:
Click the pictures below to see how to tie the knots

Angler's loop

Prusik


dari KPA ARSILTAS di 11:31

Selasa, 27 Oktober 2009

Hariku Sumpahku Pemudaku

Keterkaitan kepanduan dan sumpah pemuda itu yang sering dilupakan.


> Setiap tanggal 28 Oktober kita selalu memperingati Sumpah Pemuda,
dan
> yang yang terbayang
> dalam ingatan kita hanya kalimat :
> Mengaku bertanah air satu, Indonesia
> Mengaku berbangsa satu, Indonesia, dan
> Mengaku berbahasa satu, Indonesia.
>
> Keputusan selengkapnya adalah :
>
> PUTUSAN KONGRES
> PEMUDA-PEMUDI INDONESIA
> TAHUN 1928
> Kerapatan pemuda-pemuda Indonesia, yang diadakan oleh perkumpulan
> pemuda-pemuda Indonesia yang berdasarkan kebangsaan dengan namanya
Jong
> Java, Jong Sumatra (pemuda Sumatra), Pemuda Indonesia, Sekar Rukun,
Jong
> Islamieten Bond, Jong Batak Bond, Jong Celebes, Pemuda Kaum Betawi
dan
> Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia.
>
> Membuka rapat pada tanggal 27-28 Oktober tahun 1928 di negeri
Jakarta ;
> sesudahnya mendengar pidato-pidato dan pembicaraan yang diadakan di
> dalam kerapatan tadi ; sesudah menimbang segala isi pidato-pidato
dan
> pembicaraan ini ; kerapatan mengambil keputusan :
> Pertama :
> KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA MENGAKU BERTUMPAH DARAH YANG SATU,
TANAH
> INDONESIA.
>
> Kedua :
> KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA MENGAKU BERBANGSA YANG SATU, BANGSA
> INDONESIA.
>
> Ketiga :
> KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA MENJUNJUNG BAHASA PERSATUAN, BAHASA
> INDONESIA.
> Setelah mendengar putusan ini kerapatan mengeluarkan keyakinan,
asas ini
> wajib dipakai oleh segala perkumpulan –perkumpulan kebangsaan
Indonesia;

> Mengeluarkan keyakinan persatuan Indonesia diperkuat dengan
> memperhatikan persatuannya :
> Kemauan, Sejarah, Hukum-Adat, Pendidikan dan Kepanduan
> dan mengeluarkan pengharapan supaya putusan ini disiarkan dalam
segala
> surat kabar dan dibacakan di muka rapat perkumpulan-perkumpulan
kita.
> Mengajari anak-anak Indonesia saya anggap pekerjaan tersuci dan
terpenting.
> Tan Malaka (Pejuang kemerdekaan Indonesia, 1897 – 1949)

Jumat, 16 Januari 2009

sejarah komputer dari tahun ke tahun



Pengenalan Hardware Computer

Slide 2
Definisi Komputer
Istilah KOMPUTER diambil dari bahasa latin “Computare” yang berarti menghitung (to compute atau to reckon)
Menurut buku Computer Today (Donald H. Sanders)
Komputer adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output dibawah pengawasan suatu langkah-langkah instruksi-instruksi program yang tersimpan di memori(stored program)

Slide 3
Definisi Komputer
Menurut buku “Computers” Fourth Edition (Larry Long dan Nancy Long)
Komputer adalah sebuah alat elektronik yang dapat menterjemahkan (interpret) dan mengeksekusi perintah-perintah yang terprogram sebagai input, output, perhitungan dan operasi logika. Komputer secara teknikal sangat komplek tetapi secara konsep cukup sederhana.
Menurut buku Computer Control And Audit A Total System Approach(G. Burch Jr, Fellix R Stater)
Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti. Sistem ini kemudian dapat digunakan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis, berdasar urutan instruksi ataupun program yang diberikan kepadanya.

Slide 4
Slide 5
Sistem Komputer
Supaya komputer dapat digunakan untuk mengolah data, maka harus berbentuk sistem komputer (Computer System)
Sistem adalah kumpulan elemen-elemen yang saling berhubungan, membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu tujuan pokok dari sistem tersebut
Tujuan pokok dari sistem komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi.
Elemen-elemen dari sistem komputer adalah:
qHardware(Perangkat Keras) adalah peralatan di sistem komputer yang scr fisik terlihat dan dapat dijamah
qSoftware(Perangkat Lunak) adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan pengolahan data
qBrainware adalah manusia yang terlibat di dalam mengoperasikan serta mengatur sistem komputer.

<span>Slide 6</span>
Generasi Komputer
<span>Slide 6</span>
Generasi pertama dari komputer, ditandai dengan diketemukannya tabung hampa udara sebagai alat penguat sinyal. Generasi ini kemudian diganti dengan generasi transistor, dan akhirnya timbul generasi ketiga dengan munculnya IC-Chip. Kini banyak diperdebatkan, apakah Microprocessor yang merupakan pengembangan dan peningkatan kemampuan dari IC-Chip bisa dikatakan sebagai pelopor generasi ke-empat, ataukah masih tetap pada generasi ketiga
<span>Slide 7</span>
Alasan yang mendukung adalah, kemampuan dari Microprocessor jauh diatas IC-Chip, sedang yang menolak mengatakan, bahwa konsep dasar Microprocessor masih sama dan itu hanya merupakan peningkatan dari kemampuan dari IC-Chip belaka. Dengan demikian, pada saat ini ada yang berpendapat bahwa kita sudah memasuki komputer generasi ke-empat dan bahkan kelima, tetapi ada juga yang masih berpendapat bahwa kita belum beranjak dari generasi ketiga.
<span>Slide 8</span>
Generasi Pertama.
Tabung hampa udara sebagai penguat sinyal, merupakan ciri khas komputer generasi pertama. Pada awalnya, tabung hampa udara (vacum-tube) digunakan sebagai komponen penguat sinyal. Bahan bakunya terdiri dari kaca, sehingga banyak memiliki kelemahan, seperti: mudah pecah, dan mudah menyalurkan panas. Panas ini perlu dinetralisir oleh komponen lain yang berfungsi sebagai pendingin
<span>Slide 9</span>
Dan dengan adanya komponen tambahan, akhirnya komputer yang ada menjadi besar, berat dan mahal. Pada tahun 1946, komputer elektronik didunia yang pertama yakni ENIAC selesai dibuat. Pada komputer tersebut terdapat 18.800 tabung hampa udara dan berbobot 30 ton. begitu besar ukurannya, sampai-sampai memerlukan suatu ruangan kelas tersendiri.
Pada gambar nampak komputer ENIAC, yang merupakan komputer elektronik pertama didunia yang mempunyai bobot seberat 30 ton, panjang 30 M dan tinggi 2.4 M dan membutuhkan daya listrik 174 kilowatts

Generasi Kedua.
Transistor merupakan ciri khas komputer generasi kedua. Bahan bakunya terdiri atas tiga lapis, yaitu: "basic", "collector" dan "emmiter". Transistor merupakan singkatan dari Transfer Resistor, yang berarti dengan mempengaruhi daya tahan antara dua dari tiga lapisan, maka daya (resistor) yang ada pada lapisan berikutnya dapat pula dipengaruhi.
Dengan demikian, fungsi transistor adalah sebagai penguat sinyal. Sebagai komponen padat, transistor mempunyai banyak keunggulan seperti misalnya: tidak mudah pecah, tidak menyalurkan panas. dan dengan demikian, komputer yang ada menjadi lebih kecil dan lebih murah
Pada tahun 1960-an, IBM memperkenalkan komputer komersial yang memanfaatkan transistor dan digunakan secara luas mulai beredar dipasaran. Komputer IBM- 7090 buatan Amerika Serikat merupakan salah satu komputer komersial yang memanfaatkan transistor.
Komputer ini dirancang untuk menyelesaikan segala macam pekerjaan baik yang bersifat ilmiah ataupun komersial. Karena kecepatan dan kemampuan yang dimilikinya, menyebabkan IBM 7090 menjadi sangat popular. Komputer generasi kedua lainnya adalah: IBM Serie 1400, NCR Serie 304, MARK IV dan Honeywell Model 800.

Generasi Ketiga
Konsep semakin kecil dan semakin murah dari transistor, akhirnya memacu orang untuk terus melakukan pelbagai penelitian. Ribuan transistor akhirnya berhasil digabung dalam satu bentuk yang sangat kecil. Secuil silicium yag mempunyai ukuran beberapa milimeter berhasil diciptakan, dan inilah yang disebut sebagai Integrated Circuit atau IC-Chip yang merupakan ciri khas komputer generasi ketiga.
Cincin magnetic tersebut dapat di-magnetisasi secara satu arah ataupun berlawanan, dan akhirnya men-sinyalkan kondisi "ON" ataupun "OFF" yang kemudian diterjemahkan menjadi konsep 0 dan 1 dalam system bilangan biner yang sangat dibutuhkan oleh komputer. Pada setiap bidang memory terdapat 924 cincin magnetic yang masing-masing mewakili satu bit informasi. Jutaan bit informasi saat ini berada didalam satu chip tunggal dengan bentuk yang sangat kecil.
IBM S-360 merupakan komputer pertama yang menggunakan IC dan diperkenalkan pada tahun 1964 seperti nampak pada gambar disebelah.
Komputer yang digunakan untuk otomatisasi pertama dikenalkan pada tahun 1968 oleh PDC 808, yang memiliki 4 KB (kilo-Byte) memory dan 8 bit untuk core memory seperti yang nampak pada gambar.

Generasi Keempat
Microprocessor merupakan chiri khas komputer generasi ke-empat yang merupakan pemadatan ribuan IC kedalam sebuah Chip. Karena bentuk yang semakin kecil dan kemampuan yang semakin meningkat meningkat dan harga yang ditawarkan juga semakin murah. Microprocessor merupakan awal kelahiran komputer personal. Pada tahun 1971, Intel Corp kemudian mengembangkan microprocessor pertama serie 4004.
Contoh generasi ini adalah Apple I Computer yang dikembangkan oleh Steve Wozniak dan Steve Jobs dengan cara memasukkan microprocessor pada circuit board komputer. Disamping itu, kemudian muncul TRS Model 80 dengan processor jenis Motorola 68000 dan Zilog Z-80 menggunakan 64Kb RAM standard.
Komputer Apple II-e yang menggunakan processor jenis 6502R serta Ram sebesar 64 Kb seperti halnya pada gambar disebelah, juga merupakan salah satu komputer PC sangat popular pada masa itu. Operating Sistem yang digunakan adalah: CP/M 8 Bit. Komputer ini sangat populer pada awal tahun 80-an.
IBM mulai mengeluarkan Personal Computer pada sekitar tahun 1981 seperti yang nampak pada gambar, dengan menggunakan Operating System MS-DOS 16 Bit. Dikarenakan harga yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan komputer lainnya, disamping teknologinya jauh lebih baik serta nama besar dari IBM sendiri, maka dalam waktu yang sangat singkat komputer ini menjadi sangat popular.

Generasi berikutnya
Pada generasi ini ditandai dengan munculnya: LSI (Large Scale Integration) yang merupakan pemadatan ribuan microprocessor kedalam sebuah microprocesor. Selain itu, juga ditandai dengan munculnya microprocessor dan semi conductor. Perusahaan-perusahaan yang membuat micro-processor diantaranya adalah: Intel Corporation, Motorola, Zilog dan lainnya lagi. Dipasaran bisa kita lihat adanya microprocessor dari Intel dengan model 4004, 8088, 80286, 80386, 80486, dan Pentium.
Generasi berikutnya
Pentium II diluncurkan pada tahun 1998, mulai generasi Pentium II inilah EDORam diganti dengan SDRAM, dan mulai diperkenalkan AGP ( Accelarator Graphic Port ), selain itu pada Pentium II ukuran dari cache memory mulai 512 Kb. Bentuk Processor Pentium II adalah SLOT bukan lagi CHIP seperti pada pentium I atau Pentium Pro
Generasi berikutnya
Pentium-4 merupakan produksi terbaru dari Intel Corporation yang diharapkan dapat menutupi segala kelemahan yang ada pada produk sebelumnya, disamping itu, kemampuan dan kecepatan yang dimiliki Pentium-4 juga bertambah menjadi 2 Ghz. Gambar-gambar yang ditampilkan menjadi lebih halus dan lebih tajam, disamping itu kecepatan memproses, mengirim ataupun menerima gambar juga menjadi semakin cepat.
Generasi berikutnya
Pentium-4 diproduksi dengan menggunakan teknologi 0.18 mikron. Dengan bentuk yang semakin kecil mengakibatkan daya, arus dan tegangan panas yang dikeluarkan juga semakin kecil. Dengan processor yang lebih cepat dingin, dapat dihasilkan kecepatan MHz yang lebih tinggi. Kecepatan yang dimiliki adalah 20 kali lebih cepat dari generasi Pentium - 3.

Generasi berikutnya
Packard Bell iXtreme 4140i merupakan salah satu PC komputer yang telah menggunakan Pentium-4 sebagai processor dengan kecepatan 1.4 GHz, memory RDRAM 128 MB, Harddisk sebesar 40 GB (1.5 GB digunakan untuk recovery), serta video card GeForce2 MX dengan memory 32 MB.
HP Pavilion 9850 juga merupakan PC yang menggunakan Pentium-4 untuk processor nya dengan kecepatan 1.4 GHz. PC Pentium-4 Hewllett-Packard ini datang dengan dominan warna hitam dan abu-abu. Dibanding dengan PC lainnya, Pavilion merupakan PC Pentium-4 dengan fasilitas terlengkap. Memory yang dimiliki sebesar RDRAM 128 MB, Harddisk 30 GB dengan monitor sebesar 17 inchi.

Toshiba Satellite 1950 A740
Intel® Pentium® 4 processor 2.20 GHz
256 MB DDR PC2100 exp to 1024MB
Wireless Keyboard and wireless mouse

Compaq iPAQ 3970
Pocket PC, 64MB memory, 16-bit Color Transreflective TFT .24mm Pitch , Infrared, Bluetooth

Pentium-M 745, 512MB DDR, 60GB HDD, 56K Modem, NIC, WiFi, VGA NVIDIA GeForceFX 5200 64MB, 12.1" SXGA, Win XP Tablet - DVD/CDRW Combo External

Omap 200MHz, 64MB RAM, SD /MMC Slot, Infrared, Bluetooth, Camera, WLan, GPRS/GSM Phone, USB Cradle, PocketPC 2003

Intel 900 MHz, 256MB RAM, SD /MMC Slot, Infrared, Bluetooth, Camera, WLan, GPRS/GSM Phone, GPS, USB Cradle, Windows XP
Sekian Terima kasih.. wasalamu'alaikum. wr. wb
<span>Slide 10</span><span>Slide 11</span><span>Slide 12</span><span>Slide 13</span><span>Slide 14</span><span>Slide 14</span><span>Slide 15</span><span>Slide 16</span><span>Slide 16</span><span>Slide 17</span><span>Slide 18</span><span>Slide 19</span><span>Slide 20</span><span>Slide 21</span><span>Slide 22</span><span>Slide 22</span><span>Slide 23</span><span>Slide 23</span><span>Slide 24</span><span>Slide 24</span><span>Slide 24</span>